Jumat, 25 April 2014

Tempat Liburan Asyik

Liburan dah deket ni. Bingung mau kemana? Liburan nggak cuman asal senang-senang hura-hura aja. Banyak pertimbangan yang harus diperhitungkan. Yang pertama dan utama adalah ongkos. Kalau udah urusan yang satu ini, sensitif ni.. ^^.

Tapi tenang, aye punya saran untuk kamu yang masih galau mau kemana. Rileks bro.. salah satu kota yang aye saranin adalah kota gudeg alias Jogjakarta. Kota ini menawarkan sejuta pesona. Dari tempat wisata sampai urusan kuliner.

Di ujung Utara, Kaliurang yang berhawa sejuk nan asri pantas untuk disambangi. Capek menaiki lereng merapi? Arahkan tujuan anda ke kanan untuk menuju ke Kali Kuning, yang jaraknya tak jauh dari Kaliurang. Perut lapar keroncongan? Jadah tempe yang menjadi oleh-oleh khas Kaliurang tersedia di sepanjang jalan.
 
Turun sejenak dari Merapi, mengaran ke daerah Timur. Gu-nung-Ki-dul. Jangan salah, biarpun namanya 'ndeso' tapi mempunyai ragam yang menarik hati. Diantaranya Pantai Ngobaran, pantai
Ngrenehan, Pantai Baron, Pantai Pok Tunggal, dan masih banyak lagi. Daerah Selatan kota ini juga didominasi tempat wisata air. Pantai Parangtritis misalnya.
  

Setelah Keliling Jogja dari ujung ke ujung, saatnya kita menikmati pusat kota Jogja. Selamat datang di Malioboro. Beragam oleh-oleh khas Jogja tersedia disini. Mulai dari makanan, souvenir cantik, pakaian dan masih buanyak lagi. Apalagi kalau sudah mampir di Pasar Beringharjo. Bisa nawar sepuas-puasnya tu. Tempat menginap? Nggak usah susah-susah nyari. Kawasan Malioboro menawarkan beragam tempat penginapan.

Capek menulusuri kawasan Malioboro, menyantap gudeg terasa lebih nikmat. Makanan yang berbahan dasar nangka muda ini menjadi makanan khas kota kelahiranku. Tempat rekomendasi icip-icip gudeg adalah di jalan Hos cokro Aminoto depan Hotel Istana. Rasa gudeg yang tidak terlalu manis, menggugah selera.

Sabtu, 12 April 2014

Perjalananku

Dulu, dulu kala sebelum krisis moneter melanda, sebelum presiden berganti Bu Mega, pada tahun 86 seorang ibu  muda menahan rasa sakit yang luar biasa.
Pada malam itu, tak ada lagi keheningan. Suara tangis bayi memecah kesunyian. Cetar membahana, ada anak cantik ^^ jelita menjumpai dunia. Kedua orangtua itupun bahagia. Alhamdulillah, mendapat karunia anak kedua perempuan pula. Jadi lengkap deh, karena sebelum semua itu terjadi, orang tua tersebut telah dikaruniai seorang anak laki-laki. Istimewa ...

Tumbuh menjadi gadis cilik nan lucu dan menggemaskan. Mempunyai teman belajar pertama di sekolah TK Buyung. Bebek-bebekan terbuat dari lilin dengan air yang berwarna biru bening, sudah menjadi menu utama menghabiskan uang jajan. Sekantong 50 perak saja (mehong juga sih untuk ukuran waktu itu -_-"). Cuaca panas sepulang sekolah membuat mamang tukang es rujak begitu mempesona sehingga kala itu bocah kecil itu tak kuasa untuk tidak menghampirinya. Seratus rupiah adalah uang yang harus ditukar untuk mendapatkan satu kantong es rujak. "Pak, Pak, aku kates e wae Pak." haha.. kalimat itu.. masih terngiang sampai sekarang.

Seribu sembilan ratus sembilan puluh satu, kulangkahkan kakiku ke Sekolah Dasar. Banyak juga penghuni satu kelas. Meskipun wajah agak bloon, tapi piagam Ranking III bisa kubawa pulang juga. Meskipun saat itu aku tak tahu arti selembar kertas itu. Lekat dalam kenangan wajah Ayah yang sumringah melihat isi selembar kertas yang kubawa. Ibu pun tak kalah heboh ^^. Mungkin waktu itu kali pertama aku membuat mereka tersenyum sebelum kejahilanku kumat lagi :D.

Tiga tahun sepeda federal warna ungu menemaniku pergi ke sekolah menengah pertamaku yang super MeWah (Mepet Sawah). Maklum, waktu itu tempat tinggalku dikelilingi hamparan warna hijau. Perumahan belum seperti sekarang ini yang tak ubahnya seperti penyakit menular. Meskipun dalam bidang akademik tak kalah saing, tapi sempet juga terfikir untuk bolos. Yaaa,, teman-temanku kebanyakan preman pasar^^. Tapi heran ya, kok mereka baeeekkk bingit.

Mulai deh lirik-lirikan ame cowok. Masa sekolah pendidikan dasar yang terakhir. Wow,, apapun bentuknya kalau anda cowok bisa jadi primadona di sini. Bayangin aja satu kelas paling banyak cuma 4 cowok. Itupun nggak semua kelas ada. Mulai dari terpeleset didepan kamar mandi gara-gara ngesok jadi anak paskibra, kirim-kiriman surat cinta, sampai sosialisasi gadget yang Wow Gila Setengah Mati (jaman itu). Kalo sekarang mah hape kayak gitu, paling cuma untuk modal isi pulsa di konter doang.

Sampai peluh menetes di pipi, saat aku berpisah dengan Ayah untuk selamanya. Ayah yang mendidik dengan tegas, keras, disiplin yang luar biasa. Tetapi semua itu terbayar dengan apa yang melekat di diriku. Pertanyaan MENGAPA, KENAPA Ayah Begini, Ayah Begitu, kini aku mengerti. Kenangan menghabiskan malam mencari nasi gudeg, bakmi jawa, soto ayam atau hanya sekedar mengunjungi pasar malam.

Tak lama Ibu pun meninggalkanku, karena sakit. Ibu, maaf, aku anak yang membuat ibu banyak fikiran, maaf, maaf. Engkau yang mendidik dengan kelembutan, kasih sayang. Aku tau Engkau selalu ingin dekat dengan kami. Setelah semalam mencari rezeki, kau timang aku, memindahkanku dari kamar belakang agar Engkau bisa tidur denganku. Menggendongku keluar tengah malam agar bisa bersama-sama mendengar suara kereta yang melintas. Tak jarang pula Engkau usap minyak rambut agar rambutku tumbuh bagus dan lebat. Semua hal itu yang ingin kulalui lagi bersamamu, Ibu.

Satu hal yang kuyakini bahwa Tuhan tidak pernah mengambil keputusan yang terlambat, terlalu cepat apalagi salah. Ya Rabb, kasihilah mereka, kasihi mereka.

Keluarga baru kutemui di Universitas, keceriaan, dan semua rasa bercampur tak ubahnya rujak bebeg. Apalagi anak-anak disini gawul abiz, alay gale-gale. Sampe-sampe ada yang jealous pula. Sontak deh menggemparkan dunia. Tapi ya sudahlah kita kan sudah dewasa. Ea Eaa. Yang dulunya getol shopping, always karaoke, nenteng BB, dan jenis-jenis kegiatan lainnya berangsur-angsur mulai pudar. Tuh, didepan mata ada ucapan Selamat Datang di Semester Delapan. Hum, Semangat ya .. Kawan ^^

Inilah aku sekarang yang berdiri di atas kaki sendiri dengan ijin Tuhan :)
Terimakasih Ya Rabb, Almarhum Almarhumah orang tuaku, Kakak, dan semua keluargaku for Everything.

Tetap semangat !!! Ganbatte ^^